Setelah Reuni Berakhir
By I Made Sugianto- 21 Mei 2026
Buku Setelah Reuni Berakhir lahir bukan dari rencana, melainkan dari kebiasaan sederhana yaitu menulis untuk memahami hidup. Tulisan-tulisan di dalamnya adalah jejak pikiran, kegelisahan, sekaligus percakapan batin yang penulis alami sepanjang tahun 2025, sebuah tahun yang seperti juga tahun tahun lain dipenuhi pertemuan, kehilangan, refleksi, dan upaya berdamai dengan kenyataan. Sebagian besar esai dan artikel dalam buku ini pertama kali terbit di media daring tempat penulis belajar merawat disiplin menulis setiap hari. Bagi penulis, ruang media bukan sekadar tempat bekerja sebagai jurnalis lepas, tetapi juga laboratorium gagasan. Di sana ia belajar bahwa menulis bukan hanya soal menyampaikan informasi, melainkan juga cara merawat empati, mendengarkan suara-suara kecil yang sering terlewatkan dalam hiruk-pikuk kehidupan.
Judul Setelah Reuni Berakhir dipilih bukan semata-mata merujuk pada salah satu tulisan di dalam buku ini, melainkan sebagai metafora kehidupan. Kita semua pada satu titik akan berada dalam momen setelah, setelah pertemuan usai, setelah euforia mereda, setelah tepuk tangan berhenti. Pada saat saat itulah manusia sering berhadapan dengan dirinya sendiri, dengan ingatan, luka, harapan, dan pertanyaan yang tidak selalu memiliki jawaban.
Tulisan-tulisan di buku ini bergerak dari isu kesehatan mental, pengalaman personal, dinamika sosial, seni, hingga refleksi keseharian yang mungkin tampak sederhana tetapi menyimpan makna yang dalam. Penulis percaya pengalaman pribadi tidak pernah benar-benar pribadi, ia selalu memiliki irisan dengan pengalaman orang lain. Karena itu menulis menjadi cara untuk menemukan titik temu antara penulis dan pembaca.


Komentar