Asmaraloka Antologi Cinta Alit S Rini

Pustaka Ekspresi

Tema cinta menjadi semacam tantangan tersendiri selain mengenai tema juga cara membahasakannya. Asmaraloka, sebuah tema cinta yang selama ini jauh dan tak tersentuh dalam proses kreatif buku sebelumnya. Saya pikir ini “suatu janji”. Dan, menarik juga. Sebab sekaligus mengajak berpikir tentang proses kreatif selalu ingin menuju pencapaian puncak kreativitas. Atau suatu transformasi. Tujuan dan janji itu menjadi acuan berpikir.

Asmaraloka tentang keagungan cinta. Dunia penuh cinta. Atmosfer cinta yang melingkupi kehidupan. Ini bisa jadi suatu harapan, bisa juga suatu doa, keinginan. Asmara dalam pernyataan lain juga sama dengan “semara” berarti `cinta`. Kata “Semara-Ratih” terdapat dalam karya sastra klasik. Lalu bagaimana mempresentasikannya adalah persoalan cara pandang, bagamana memandang kata asmaraloka. “Semoga dunia penuh cinta”. Itu sebuah doa. Suatu harapan. Cinta itu agung. Ketika terdegradasi mengatasnamakan cinta dalam bentuk yang beragam di situlah cinta menjadi mengalir ke dalam tema beragam. Di kumpulan puisi ini saya cukup royal dengan kata cinta sebagai judul maupun dalam tubuh puisi. Apakah hal itu sedikit mengganggu? Semoga saja tidak, karena cinta penting sedikit diumbar untuk mengingatkan kita di tengah kehidupan dan dunia yang seringkali kehilangan cinta dan empati.

Buku puisi Asmaraloka bisa membuka perspektif, cinta itu amat luas. Bahkan produk merek sepeda motor memakai simbul jantung yang berarti cinta. Saya jadi ingat cerita seorang teman guru, di toilet kamar kecil sekolah bertebaran gambar jantung tertusuk panah dan kata “I Love You”. Dia ingin menjelaskan tentang simbol. Itu terkait materi pelajaran seni rupa. Sang guru membuat gambar jantung di papan tulis. Besoknya dia “diadili” dituduh mengajarkan hal yang tak pantas. Begitu sakral dan kasihan kata cinta ditempatkan pada wilayah sumir. Kumpulan puisi Asmaraloka menjanjikan cinta dari cara pandang tidak sumir, bukan sebatas rasa cinta yang kandas dengan istilah kaum milenial, PHP (pemberi harapan palsu). Asmaraloka mencoba menawarkan cinta yang lain.


TAGS :

Alit S Rini

Alit S Rini adalah nama pena dari Ida Ayu Putu Alit Susrini. Buku puisi Arunika karya Alit S Rini yang diterbitkan Pustaka Ekspresi meraih penghargaan Buku Sastra Pilihan Tempo 2023 kategori puisi. Buku puisi perdananya, Karena Aku Perempuan Bali diterbitkan Arti Foundation. Buku Pernikahan Puisi diterbitkan Pustaka Ekspresi meraih Bali Jani Nugraha tahun 2023.  

Komentar