Mahāvairocana Cahaya Yang Menjadi Segala

  • By I Made Sugianto
  • 23 Juli 2026
Pustaka Ekspresi

Buku ini tidak lahir dari keinginan untuk menjelaskan sesuatu yang rumit. Ia juga tidak dimulai dari ambisi untuk menulis tentang ajaran yang tinggi atau sulit dipahami. Buku ini justru muncul dari satu hal yang sangat sederhana, tetapi jarang diperhatikan secara sungguh-sungguh: keinginan untuk melihat dengan jujur.
Selama ini, manusia terbiasa mendekati ajaran sebagai sesuatu yang harus dipahami. Ia membaca, menghafal, membandingkan, lalu menyimpulkan. Semua itu tidak salah. Bahkan sering kali diperlukan. Namun di dalam proses itu, ada satu hal yang perlahan terlupakan, yaitu pengalaman langsung. Ajaran yang seharusnya menjadi jalan, berubah menjadi kumpulan kata. Yang seharusnya menjadi hidup, berubah menjadi pengetahuan.
Sutra Mahāvairocana hadir di antara dua kemungkinan itu. Ia bisa menjadi teks yang dipelajari, atau menjadi jalan yang dijalani. Ia bisa dibaca sebagai ajaran, atau dilihat sebagai cermin. Buku ini mencoba berjalan di antara keduanya.
 


TAGS :

I Made Sugianto

I Made Sugianto lahir di Banjar Lodalang, 19 April 1979 bertepatan Wraspati Wage Sungsang (Sugian Jawa). Kini istirahat sejenak dari pekerjaan sebagai wartawan NusaBali untuk mengbadi sebagai Kepala Desa di tanah kelahirannya, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan.

Komentar