Lampah Sang Pragina
By I Made Sugianto- 11 November 2025
Putu Mastra diusir oleh ayahnya. Penyebabnya, pemuda itu jatuh cinta dengan gadis berkasta, Anak Agung Ayu Prami. Percintaan itu pun membuat kelompok kesenian sendratari di kampung bubar. Sebab ayah sang gadis melarang putrinya bergabung di grup kesenian itu. Tak ingin berseteru dengan Anak Agung Aji – ayah sang gadis – ayah Putu Mastra memilih mengusir anaknya ke Jakarta. Ia dititipkan kepada pamannya di ibu kota. Putu Mastra memilih kursus di Jakarta. Di rumah paman, ia bersahabat dengan Herman, Evi, Lusi, Ririn, dan anak kos lainnya. Sesekali Putu Mastra berkirim surat kepada Gung Ayu melalui perantara Duarsa. Mereka menjalani cinta jarak jauh. Namun, cinta mereka akhirnya kandas karena Gung Aji mengetahui Putu Mastra masih berkirim kabar kepada anak gadisnya. Gung Ayu kemudian dipindahkan ke Ubud. Panyeroan (abdi) bernama Ratni, sahabat karib Gung Ayu, juga diusir dari puri. Imbasnya, Duarsa juga kehilangan pujaannya.
Derita cinta Putu Mastra kian menjadi-jadi. Beruntung ada Herman, sales yang ngekos di rumah pamannya sering jadi teman cerita. Sejenak ia bisa melupakan kesedihannya. Suatu hari, Evi meminta Putu Mastra menemaninya belanja sepatu. Saat itulah terjadi petaka, Putu Mastra dipukul orang tak dikenal hingga mengalami luka. Paman memarahinya. Putu Matra tak terima. Ia memilih minggat dari rumah pamannya. Beruntung ada orang baik mengajaknya tinggal di Jakarta. Ia membantu kebaikan keluarga pak Johanes yang memungutnya dengan bekerja di bengkel. Berkat perantara Pak Johanes, Putu Mastra menjadi pelatih tari Bali. Ia mengajarkan dua gadis anak konglomerat menari Bali. Nama gadis itu Julia dan Laras, kakak adik dengan rupa cantik. Benih-benih cinta tumbuh antara Putu Mastra dan Laras.
Sampai akhirnya ayah Putu Mastra bersama Duarsa menjemput anaknya ke Jakarta. Putu Mastra pulang ke Bali. Julia dan Laras menyusul kemudian. Selama di Bali, Putu Mastra mengantarkan kakak adik itu keliling ke objek wisata. Saat berduaan di tepi pantai karena Julia tidak ikut serta, keduanya mengungkapkan perasaan cintanya. Bimbang menghantui perasaan Putu Mastra ketika Laras mengungkapkan identitasnya. Ternyata gadis berkasta. Putu Mastra tidak ingin kejadian pahit itu terulang. Akankah cintanya kembali kandas?


Komentar